Review Buku "INNER POWER"
INNER POWER
KIAT PAMUNGKAS MELEJITKAN POTENSI DIRI SECARA REVOLUSIONER

Diterjemahkan
dari The Breakout Principle
Karya
Herbert Benson, M.D. dan William Proctor
Cetakan
1, Mei 2005
Diterbitkan
oleh Penerbit Kaifa
PT
Mizan Pustaka
Selam ini pasti kita mencari-cari kiat ampuh untuk mengatasi segala
perso’alan dalam diri kita. Dan kita belum menyadari, bahwa diri kita mempunyai
potensi, yang mana potensi-potensi dalam diri kita belum kita ketahui. Dalam
buku Inner Power ini, Dr Benson mengatakan bahwa dia membawa kabar gembira.
Bahwa kiat yang kita tunggu-tunggu telah tiba : Dr. Enson menamakannya breakout
principle.
Dengan breakout principle
ini kita bisa memunculkan inner power (kekuatan yang tersembunyi di
dalam diri kita) dan merevolusi seluruh hidup kita. Prinsip ini berisi
instruksi sederhana untuk mengaktifkan picu biologis yang mendorong timbulnya
kinerja yang luar biasa.
Melalui buku ini kita akan mengetahui penemuan Herbert Benson yang
dapat meningkatkan fungsi mental, mengembangkan kreativitas dan produktivitas,
mempertinggi kemampuan fisik dan kedamaian spiritual. Dengan prinsisp-prinsip
ini, kita dapat mengembangkan potensi yang ada di dalam diri kita.
Untuk memunculkan inner power di dalam diri kita menurut buku ini langkah
yang diambil yakni, dengan Pembebasan Diri. Prinsip pembebasan diri mengacu
pada kekuatan yang saling terkait antara pikiran dan tubuh, yang memutuska pola
mental yang sebelumnya-bahkan ketika kita mengalami stres berat dan trauma
emosional-dan membukakan pintu segudang manfaat, antara lain :
1. Ketajaman
mental yang lebih tinggi
2. Peningkatan
kreativitas
3. Pertambahan
produktivitas
4. Kemampuan
olahraga yang lebih maksimal
5. Pertumbuhan
spiritual
Dengan Pembebasan Diri kita dapat memutuskan pola mental yang
sebelumnya dan akan mengubah hidup kita sehari-hari. Proses pembebasan diri
dimulai dari diri kita dengan mengacu pikiran dan tubuh kita. Yang dimaksud
dengan pembebasan diri yaitu membebaskan/melepaskan ketegangan atau stres dalam
menghadapi fikiran kita dari suatu masalah dan kecemasan.
Ada beberapa kegiatan yang bisa memicu Pembebasan Diri, antara
lain, jalan kaki, jogging, berenang, melakukan kegiatan kesenian, mandi di
pancuran, mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, menikmati mkanan yang santai,
membantu orang lain, dan meningkatan ibadah. Selain yang di atas banyak
kegiatan yang kita lakukan untuk memicu Pembebasan Diri.
Pemicuan pembebasan diri bukanlah berdiri sendiri, melainkan
merupakan tahap kedua dari rangkaian yang terdiri dari empat tahap, (1)
perjuangan; (2) pelepasan; (3) Pembebasan Diri/pengalaman puncak; dan akhirnya
(4) kembali ke keadaan “normal”, tetapi dengan merubah keadaan normal yang baru
dengan tingkat pemahaman dan kinerja yang lebih baik, sebenarnya sulit sekali
memicu Pembebasan diri tanpa melalui tahap pertama, yaitu perjuangan.
Bagi orang-orang yang berhasil menggabungkan prinsip Pembebasan
Diri dengan kepercayaan, ketika mereka menemukan masalah dalam kehidupan
sehari-hari, mereka akan menikmati kemampuannya dalam memicu Pembebaskan Diri
dengan meningkatkan ibadah, berolahraga, seni,dan kegiatan lain. Dengan
pembebasan diri dapat meningkatkan motivasi dalam diri dan komitmen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar