Jumat, 22 April 2016

Review Buku "INNER POWER"






INNER POWER

KIAT PAMUNGKAS MELEJITKAN POTENSI DIRI SECARA REVOLUSIONER

 

Diterjemahkan dari The Breakout Principle

Karya Herbert Benson, M.D. dan William Proctor 

Cetakan 1, Mei 2005 

Diterbitkan oleh Penerbit Kaifa 

PT Mizan Pustaka

Selam ini pasti kita mencari-cari kiat ampuh untuk mengatasi segala perso’alan dalam diri kita. Dan kita belum menyadari, bahwa diri kita mempunyai potensi, yang mana potensi-potensi dalam diri kita belum kita ketahui. Dalam buku Inner Power ini, Dr Benson mengatakan bahwa dia membawa kabar gembira. Bahwa kiat yang kita tunggu-tunggu telah tiba : Dr. Enson menamakannya breakout principle.

  Dengan breakout principle ini kita bisa memunculkan inner power (kekuatan yang tersembunyi di dalam diri kita) dan merevolusi seluruh hidup kita. Prinsip ini berisi instruksi sederhana untuk mengaktifkan picu biologis yang mendorong timbulnya kinerja yang luar biasa.

Melalui buku ini kita akan mengetahui penemuan Herbert Benson yang dapat meningkatkan fungsi mental, mengembangkan kreativitas dan produktivitas, mempertinggi kemampuan fisik dan kedamaian spiritual. Dengan prinsisp-prinsip ini, kita dapat mengembangkan potensi yang ada di dalam diri kita.

Untuk memunculkan inner power di dalam diri kita menurut buku ini langkah yang diambil yakni, dengan Pembebasan Diri. Prinsip pembebasan diri mengacu pada kekuatan yang saling terkait antara pikiran dan tubuh, yang memutuska pola mental yang sebelumnya-bahkan ketika kita mengalami stres berat dan trauma emosional-dan membukakan pintu segudang manfaat, antara lain :

1. Ketajaman mental yang lebih tinggi

2. Peningkatan kreativitas

 3. Pertambahan produktivitas  

 4. Kemampuan olahraga yang lebih maksimal

  5. Pertumbuhan spiritual

Dengan Pembebasan Diri kita dapat memutuskan pola mental yang sebelumnya dan akan mengubah hidup kita sehari-hari. Proses pembebasan diri dimulai dari diri kita dengan mengacu pikiran dan tubuh kita. Yang dimaksud dengan pembebasan diri yaitu membebaskan/melepaskan ketegangan atau stres dalam menghadapi fikiran kita dari suatu masalah dan kecemasan.

Ada beberapa kegiatan yang bisa memicu Pembebasan Diri, antara lain, jalan kaki, jogging, berenang, melakukan kegiatan kesenian, mandi di pancuran, mengerjakan tugas-tugas rumah tangga, menikmati mkanan yang santai, membantu orang lain, dan meningkatan ibadah. Selain yang di atas banyak kegiatan yang kita lakukan untuk memicu Pembebasan Diri.

Pemicuan pembebasan diri bukanlah berdiri sendiri, melainkan merupakan tahap kedua dari rangkaian yang terdiri dari empat tahap, (1) perjuangan; (2) pelepasan; (3) Pembebasan Diri/pengalaman puncak; dan akhirnya (4) kembali ke keadaan “normal”, tetapi dengan merubah keadaan normal yang baru dengan tingkat pemahaman dan kinerja yang lebih baik, sebenarnya sulit sekali memicu Pembebasan diri tanpa melalui tahap pertama, yaitu perjuangan.

Bagi orang-orang yang berhasil menggabungkan prinsip Pembebasan Diri dengan kepercayaan, ketika mereka menemukan masalah dalam kehidupan sehari-hari, mereka akan menikmati kemampuannya dalam memicu Pembebaskan Diri dengan meningkatkan ibadah, berolahraga, seni,dan kegiatan lain. Dengan pembebasan diri dapat meningkatkan motivasi dalam diri dan komitmen.




 





 





 





 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar